loading...

Sunday, 15 September 2019

550 Siswa Ikuti Olimpiade Sains Madrasah Tingkat Nasional 2019




Sebanyak 550 siswa dari 34 provinsi di Indonesia akan beradu pintar di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2019. Event yang akan digelar selama satu minggu ini merupakan ajang paling bergengsi bagi siswa madrasah di Indonesia. KSM menjadi agenda resmi Kementerian Agama yang rutin digelar setiap tahun.
Di ajang KSM, madrasah-madrasah, baik negeri maupun swasta, ditambah dari sekolah umum dalam berbagai tingkatan, saling unjuk kemampuan dalam bidang sians dan teknologi. KSM Nasional adalah Kompetisi sains tertinggi dan paling diminati siswa madrasah di Indoensia. KSM digelar berjenjang, dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. KSM Nasional 2019 berlangsung di IAIN Manado, Sulawesi Utara, 16-21 September 2019
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin, mengungkapkan, KSM didesain untuk menancapkan budaya sains di kalangan madrasah.
"Kami memiliki program Madrasah Hebat Bermartabat, salah satu aksinya adalah kompetisi madrasah dalam bidang sains," katanya dalam konferensi pers di kantor Kemenag Pusat Jalan Lapangan Banteng Jakarta, Jumat (13/09).
Dengan pengelolaan yang profesional, ditambah dukungan pemerintah yang memadai, saat ini madrasah sudah tidak lagi terbenam dalam stigma sekolahan kelas dua. Olimpiade sains (KSM) ini bukan debut satu-satunya anak madrasah dalam kancah kompetisi sains. Di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) siswa madrasah juga sudah banyak merebut penghargaan bergengsi, meskipun berhadapan langsung dengan sekolah-sekolah umum ternama.
Kontingen yang hadir di Manado terdiri dari tiga tingkatan, yaitu : Madrasah Ibtidaiyah (MI/SD), Madrasah Tsanawiyah (MTS/SLTP), dan Madrasah Aliyah (MA/SLTA) yang sudah menjalani seleksi ketat dari tingkat kabupaten dan provinsi. Dengan demikian maka persaingan akan sangat berat.
Berbagai cabang yang dipertandingkan adalah Matematika Teritegrasi, Sains IPA Terintegrasi, IPS Terintegrasi, serta Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi dan Geografi Terintegrasi.
Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah, Ahmad Umar mengatakan, ajang ini diarahkan untuk mengembangkan potensi madrasah dalam bidang saintek. "Kompetisi yang fair dan obyektif dapat menyemai bibit unggul dan menumbuhkan suasana persaingan yang dinamis," katanya.
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini harus direspon oleh madrasah agar terintegrasi sains dan Islam secara harmonis. "Acara semacam ini pada akhirnya akan menghasilkan output siswa pintar berahlakul karimah yang berguna untuk bangsa ke depan," imbuhnya.
Selain kompetisi sains, akan digelar pula Madrasah Young Researcher Camp, yang mempresentasikan dan menggelar pameran hasil riset dalam bidang sains, sosial dan ilmu Keagamaan anak madrasah se Indonesia. Sebanyak 1.018 proposal telah diterima, 54 judul penelitian terpilih akan mengikuti expo madrasah riset. Penemuan mereka yang beragam dan berbagai bidang merupakan embrio sebuah karya besar yang diharapkan dapat mengubah peradaban dunia.

Saturday, 14 September 2019

ABU HANIFAH REMAJA MENGHANCURKAN KESOMBONGAN SEORANG ULAMA


Saat berusia 16 tahun, Abu Hanifah pergi dari Kufah menuju Makkah untuk menunaikan ibadah haji dan berziarah ke kota Nabi, Madinah al-Munawwarah. Dalam perjalanan ini, ia berguru kepada tokoh tabi'in, Atha bin Abi Rabah, yg me rupakan alim terbaik di Kota Makkah.

Jumlah guru Imam Abu Hanifah sebanyak 4.000 orang. Di antaranya tujuh orang dari sahabat Nabi, 93 orang dari kalangan tabi'in, dan sisanya dari kalangan tabi' ut-tabi'in. Jumlah guru yg demikian banyak tidaklah membuat kita heran karena ia banyak menempuh perjalanan dan berkunjung ke berbagai kota demi memperoleh ilmu agama.

Ia menunaikan haji sebanyak 55 kali. Pada musim haji, para ulama berkumpul di Masjid al-Haram menunaikan haji dan untuk berdakwah kepada kaum Mus limin yg datang dari berbagai penjuru negeri.

Memerangi kesombongan, Sejarawan asal Mesir Syekh Ali Thantowi, suatu ketika pernah bercerita bahwa ada salah seorang ulama di Masjid Rushafah hendak memamerkan kemampuan intelektualnya. Dengan sombongnya, ia berkoar di hadapan para hadirin, Aku siap menjawab pertanyaan sesulit apa pun dari kalian!

Tanpa ia sadari bahwa di antara hadirin yg ia tantang untuk meng ajukan pertanyaan kepadanya terdapat seorang alim pendiri Mazhab Hanafi; Abu Hanifah. Seorang ulama yg jauh lebih alim dan rendah hati.

Sejurus kemudian, Abu Hanifah mengacungkan jari tangannya untuk menga jukan pertanyaan kepada ulama yg terbujuk itu. "Apa pertanyaanmu?"tantang orang yg mengaku alim tersebut.

Abu Hanifah kemudian menyampaikan pertanyaannya, "Semut yang berbicara dengan Nabi Sulaiman AS itu laki-laki apa perempuan?"

Mendengar pertanyaan Abu Hanifah yg sederhana tetapi sulit dijawab tersebut, orang sok alim tadi tidak bisa menjawab. Ia merasa malu dan hanya dapat menundukkan kepala.

Karena tidak mampu menjawabnya, Abu Hanifah menjawab pertanyaannya sendiri, "Sesungguhnya semut tersebut berjenis kelamin perempuan." Pria yang mengaku alim tersebut penasaran dgn jawaban Abu Hanifah, lantas ia menanyakan dalilnya kepada Abu Hanifah.

Dengan sigap dan cekatan Abu Hanifah menjelaskan bahwa dalam surah an-Naml ayat 18, fiil-nya kata namlah berupa shighat muannats(qalat) yg menunjukkan bahwa semut yg berbincang dengan Nabi Sulaiman ad alah perempuan.

Setelah memberi jawaban sekaligus penjelasan dalilnya, Abu Hanifah memberi nasihat kepada orang tsb, Sebenarnya saya tidak ingin bertanya kepadamu. Aku lebih suka untuk mengatakan kepadamu; janganlah kau terbujuk dengan kelebihan yg kau miliki (republika.co.id)

Seribuan Jemaah Berdoa Minta Dihindarkan Dari Bencana


Seribuan jemaah memadatai halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, pagi ini (14/9). Mereka khusuyuk mengikuti Salat Istisqa dan hajat yang digelar oleh Kanwil Kemenag Kalsel bersama MUI Kalsel.

Digelarnya Salat ini lantaran tak kunjungnya hujan di Kalsel. Selain itu, munculnya kabut asap dan seringnya terjadi kebakaran pemukiman akhir-akhir ini.
Diimami Abdussamad Sulaiman, Ketua Fatwa MUI Kalsel, jemaah yang hadir tak hanya dari kalangan siswa sekolah, hadir pula Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. “Semoga dengan digelarnya Salat ini, kebakaran lahan dan hutan termasuk kebakaran pemukiman tak terjadi lagi,” ujar gubernur dalam sambutannya.
Gubernur juga mengingatkan, agar masyarakat terus waspada dengan kondisi alam saat ini. “Saya ucapkan terimakasih, atas apresiasi Kemenag bersama MUI Kalsel yang menyelenggarakan Salat ini. Semoga Kalsel selalu dilindungi dari segala bencana,” ujar Sahbirin.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Noor Fahmi mengatakan, Salat Istigasah dan Hajat ini menyikapi tak kunjungnya turun hujan dan munculnya kabut asap akhir-akhir ini. “Semoga dengan digelarnya Salat ini Kalsel dihindarkan dari segala bencana. Baik dari Karhutla, hingga kebakaran pemukiman,” ujar Fahmi.

Friday, 13 September 2019

KEADAAN BAGI ORANG YANG BERBUAT DOSA


Kata Abah (H.AbdurRahman),"Alhm Guru DiSekumpul Pernah Berkata Bahwasanya Diantara Akibat - Akibat/Hal Keadaan Bagi Orang Yang Berbuat Dosa, Diantaranya....

1-Hatinya Gelap dan Wajahnya pun Gelap Tidak Ada Cahaya, Sekalipun Wajahnya Gembira Tapi Hatinya Sedih.
Ia Bahkan Tidak Merasa Hatinya Sedih dan Hal Keadaannya Ia Tidak Memikirkan Orang Lain,
Yang Ia Pikirkan Hanya Diri Pribadinya Sendiri.

2-Ia Menyakiti Dirinya Sendiri
Ia Tidak Sadar Bahwa Ia Menyakiti Hatinya Sendiri, dan Tidak Ada Ketenangan Didalam Hidupnya.

3-Anggota Tubuhnya Cepat Lemas Walaupun Ia Tidak Bekerja Sekalipun atau Berdiam Diri,
Maka Seluruh Tubuhnya Cepat Lemas/Lemah/Capek, Sehingga Ia Suka Bermalas2an.

4-Rezekinya Dikurangi ALLAH
Ia Sulit Mendapatkan Rezeki Disebabkan Terhijab Dari Ia Mengerjakan Dosa.

5-Manusia Banyak Yang Marah dan Dendam Dengan Dia,
Sehingga Ia Banyak Tidak Disukai Orang, Banyak Yang Membencinya.

6-Hatinya Keras Sehingga Ia Sulit Diberi Nasehat.
Hanya Allah Yang Bisa Membolak-Balikkan Hatinya.

7-Datangnya Segala Penyakit Hati Didalam Dirinya.
Seperti Riya,Sum'ah,Ujub,Takabbur,dan Lainnya.

8-Sulit Memaham Akan Suatu Pelajaran Lambat Faham, Hafalan Sedikit Demi Sedikit Menjadi Hilang.

9-Hatinya Selalu Gelisah Akan Segala Hal,
Seperti Ia Gelisah Ketika Shalat.
Kalau Ia Menuntut Ilmu Hal Keadaannya Ia Duduk Itu Tidak Tahan Lama, Ia Gelisah Dalam Menuntut Ilmu, Ia Gelisah Ketika Bertemu Seseorang Merasa Takut Sama Orang.

10-Segala Urusannnya Dipersulit Allah ta'ala.

11-Apabila Ia Mengerjakan Suatu Dosa,Maka Ia Akan Mengerjakan Dosa Yang Lain Lagi Sampai Seterusnya.

12-Apabila Ia Mengerjakan Dosa Hal Keadaannya Ia Tinggal Disuatu Kampung,Maka Orang Lain Yang Sekampung Dengan Dia Ikut Terkena Bala dan Musibah.

13-Umurnya Dikurangi Allah ta'ala dan Keberkahan Umurnya Dicabut Oleh Allah ta'ala.

14-Aibnya Terbuka Dengan Sendirinya.

15-Malaikat Rahmat Tidak Masuk Kedalam Rumahnya.
Artinya Tidak Ada Keberkahan Didalam Rumahnya Itu, Serasa Panas dan Tidak Betah Didalam Rumah Karena Yang Mengisi Rumahnya Itu Adalah Syaithon.

16-Allah ta'ala Mencabut Keberkahan Dalam Hidupnya Sesaat Ia Mengerjakan Dosa.

Dan Kata Alhm Guru DiSekumpul
"Dosa2 Kita Dari Dahulu Hingga Sekarang Sangat Amat Banyak Bahkan Tidak Terhitung Banyaknya.
Untuk Itu Satu2nya Jalan Supaya Diampuni Dosa Adalah Dengan Berdo'a Dan Cintailah Ulama dan Orang2 Sholeh.

Karena Ulama dan Orang2 Sholeh Itu Tinggi Derajatnya Disisi Allah,
Mereka Dekat Dengan Allah.

Dengan Berkat Ulama dan Orang2 Sholeh,Mudah2an Dosa Kita Semuanya Diampuni.

Sebagaimana Qosidah Abu Nawas Yaitu Abu Nawas Merasa Tidak Pantas Masuk Surga Karena Banyak Dosa Dan Tidak Sanggup Masuk Neraka.
Cukup Ampuni Segala Dosa Dan Engkau Ridhoi Aku Kata Abu Nawas.

Mudah2an Berkat Rasulullah,Berkat Syaikh Samman aLMadani,Berkat Datu Kalampayan,Berkat Alhm.Guru DiSekumpul dan Berkat Orang2 Sholeh,,Mudah2an Kita Semua Diampuni Allah Atas Segala Dosa dan Kesalahan Dzohir Bathin Seumur Hidup,Qobul Segala Hajat,Selamat Dunia Akhirat,Husnul Khatimah,Masuk Surga Bighoiri Hisaab...

Aamiin Aamiin ya rabbal a'lamiin...!!!

Apa penyebabnya, lzrail Gagal Cabut Nyawa Anak Muda Umat Nabi Ibrahim ?


Suatu hari, Malaikat maut mendatangi Nabi Ibrahim A.S., lalu bertanya:

Malaikat , “Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?

Nabi Ibrahim, “Itu tadi sahabatku dan sekaligus muridku.”

Malaikat, “Ada apa dia datang menemuimu..?”

Nabi Ibrahim, “Dia ingin menyampaikan akan menikah besok pagi”

Malaikat, “Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi.”

Habis berkata seperti itu, Malaikat maut pun pergi meninggalkan Nabi Ibrahim. Hampir saja Nabi Ibrahim A.S., tergerak untuk memberitahu anak muda tersebut, guna menyegerakan pernikahannya malam itu juga, dan memberitahu tentang kematiannya. Tetapi langkahnya terhenti. Nabi Ibrahim A.S., memilih kematian tetap menjadi rahsia Allah.

Esok paginya, Nabi Ibrahim A.S., ternyata melihat dan menyaksikan anak muda tersebut melangsungkan pernikahannya. Haripun berganti, minggu berganti, bulan berganti dan tahun pun berganti tahun. Nabi ibrahim A.S., malah melihat anak muda ini panjang umurnya sehingga usianya 70 tahun.

Nabi Ibrahim A.S., pun bertanya kepada malaikat maut, “Kenapa malaikat berbohong tempoh hari? Menyampaikan jika anak muda itu akan mati besok pagi. Ternyata tidak mati, bahkan umurnya panjang.”

Malaikat Maut, “Diriku memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, kerana Allah menahannya. Dan kenapa Allah SWT menahan tanganku untuk tidak mencabut nyawa anak muda itu (dahulu). Ketahuilah wahai Ibrahim, bahwa di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan 7 dirham untuk anak-anak yatim, lalu anak-anak yatim mendoakannya. Allah mengganti setiap dirham 10 tahun. Dan aku di perintah kan oleh Allah. Untuk tidak mencabut nyawa anak muda tersebut sebelum usianya 70 tahun.”

Dan inilah yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut. Hingga engkau masih melihatnya hidup. Kematian memang di tangan Allah SWT. Justru itu, memajukan dan memundurkan kematian adalah hak Allah. Dan Allah memberitahu lewat kalam rasulnya, Muhammad SAW bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur.


Saudaraku, marilah kita perbanyak bersedekah. Mari kita awali sedekah kita ini, dengan mengirimkan kisah yang bermanfaat ini, baik kepada keluarga, saudara dan handai taulan kita.

Wednesday, 11 September 2019

TUJUH AMALAN HEBAT


Pertama:

TAHAJJUD,karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjud.
Pastinya doa mudah terkabul dan menjadikan kita semakin dekat dengan Allah SWT.

KEDUA:

Membaca Al-Qur'an sebelum terbit matahari,alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia,sebaiknya mata membaca Al-Qur'an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
Paling tidak jika sesibuk apapun kita,bacalah walau beberapa ayat..

KETIGA:

Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh,sebelum melangkah kemanapun langkahkan kaki ke masjid,karena masjid merupakan pusat keberkahan,bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yg mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah,

KE EMPAT:

Jaga sholat dhuha, karena kunci rezeki terletak pada sholat dhuha.
Yakinlah,manfaat sholat dhuha sangat dahsyat dalam mendatangkan rezeki..

KELIMA:

Jaga sedekah setiap hari,Allah menyukai orang yg suka bersedekah dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yg bersedekah setiap hari,
Percayalah,sedekah yg diberikan akan dibalas  oleh Allah dengan berlipat -ganda..

KE ENAM:

Jaga wudlu terus menerus karena Allah menyanyagi hamba yang berwudlu,Kata khalifah Ali bin Abu Thalib,"Orang yg selalu berwudlu senantiasa ia akan merasa selalu sholat walau ia sedang tidak sholat,dan dijaga oleh malaikat dengan do'a,"ampuni dosanya dan sayangilah dia..Ya Allah".

KE TUJUH:

Amalkan istighfar setiap saat,Dengan istighfar masalah yg terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah SWT.


OBAT MALAS BERIBADAH DAN SUPAYA JAUH DARI KEINGINAN UNTUK BERMAKSIAT


Sohibur Rotib Al Imam Abdullah bin Alwi Al Haddad berkata :

ومتى رأيت من نفسك تكاسلاً عن طاعته أو ميلاً إلى معصيته فذكرها بأن الله يسمعك ويراك ويعلم سرك ونجواك، فإن لم يفدها هذا الذكر لقصور معرفتها بجلال الله تعالى فاذكر لها مكان الملكين الكريمين اللذين يكتبان الحسنات والسيئات واتل عليها (إذ يتلقَّى المتَلقيانِ عن اليمين وعن الشمال قعيد ما يلفِظُ من قول إلا لديه رقيب عتيد) فإن لم تتأثر بهذا التذكير فذكرها قرب الموت وأنه أقرب غائب ينتظر، وخوِّفها بهجومه على غرة وأنه متى نزل بها وهي على حالة غير مرضية تنقلب بخسران لا آخر له، فإن لم ينفعها هذا التخويف فاذكر لها ما وعد الله به من أطاعه من الثواب العظيم وما توعَّد به من عصاه من العذاب الأليم،

Dan jika dalam hatimu timbul rasa malas pada ketaatan dan cenderung untuk mengerjakan kemaksiatan, katakan pada nafsumu : “Hai nafsu! Sesungguhnya ALLAH SWT selalu mendengarmu, melihatmu, dan mengetahui segala rahasia dan bisikanmu.”
Jika ia belum dapat menuruti nasihatmu karena kurang pengetahuannya tentang keagungan ALLAH, maka sampaikan kepadanya akan dua malaikat yang selalu mencatat kebajikan dan kejelekan, yaitu Raqib dan Atip.

Dan bacakan padanya ayat ALLAH SWT :

إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ ﴿١٧﴾ مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَ‌قِيبٌ عَتِيدٌ ﴿١٨﴾

“Ketika dua malaikat yang mencatat amal buruk di sebelah kanan dan di sebelah kiri. Tidaklah perkataan yang dikeluarkan seseorang melainkan di sisinya ada dua malaikat pengawas yang selalu hadir.”
(QS. Qaaf : 17-18).

Jika nasihat tersebut tetap tak dapat menghentikan tindakannya, berilah ia pengertian tentang kematian yang sudah semakin dekat. Dan kematian adalah satu rahasia yang dinanti kedatangannya. Apabila ajal telah menjemputnya sedangkan ia senantiasa mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak diridhai oleh ALLAH SWT, maka hanya penyesalan tak ada habisnya yang ia peroleh.

Bila ia masih dan tak menghiraukan nasihat itu, maka ingatkan ia sekali lagi tentang pahala besar yang dijanjikan oleh ALLAH, bagi mereka yang taat pada-NYA dan siksa yang pedih yang disediakan ALLAH bagi orang yang durhaka kepada-NYA.

وقل لها يا نفس ما بعد الموت من مستعتَب وما بعد الدنيا من دار إلا الجنة أو النار فاختاري -لنفسك إن شئت- طاعة تكون عاقبتها الفوز والرضوان والخلود في فسيح الجنان، والنظر إلى وجه الله الكريم المنان، وإن شئت، معصية يكون آخرها الخزي والهوان والسخط والحرمان والحبس بين طبقات النيران،
فعالج نفسك بهذه الأذكار عند تقاعدها عن الطاعة وركونها إلى المعصية فإنها من الأدوية النافعة لأمراض القلوب.
ثم إنه إن ثار من قلبك عند استشعارك أن الله يراك حياءٌ منه يمنعك عن مخالفته ويحملك على التشمير في طاعته فعندك شيء من حقائق المراقبة.

Kemudian katakanlah pada nafsu : "Hai nafsu! Tak ada lagi kesempatan untuk bertobat setelah kematian. Dan tak ada lagi tempat setelah dunia ini, kecuali surga atau neraka. Pilihlah mana yang kau suka! Jika engkau taat kepada ALLAH, maka kebahagiaan, keridhaan dan kekekalan di dalam sesama yang luaslah yg engkau terima. Bahkan engkau pun akan memperoleh nikmat terbesar yaitu melihat-NYA. Jika engkau bermaksiat, tentu kehinaan, murka dan siksa nerakalah yang pasti engkau terima.

Maka obatilah dirimu dengan peringatan-peringatan semacam ini ketika dirimu sedang malas tuk beribadah dan condong tuk melakukan maksiat. karena obat ini sangat lah bermanfaat untuk mengobati penyakit hati.
Lalu ketika hatimu telah merasakan bahwa ALLAH selalu melihat mu, maka kamu akan malu tuk melanggar perintah-NYA dan kau akan bersemangat tuk beribadah pada-NYA dan kau pun akan mengetahui hakikat Muroqobah.

Ya ALLAH, jadikanlah diri kami selalu didalam naungan ketaatan terhadap MU, dan jangan engkau jadikan kami selalu terlarut dalam buaian dosa dan sadarkan kami atas kelalaian kami...
Ampuni kami yaa ALLAH...